Santi ne converter word to pdfnya bisa di download di sini
sorry klo uploadnya lama…….:)
Santi ne converter word to pdfnya bisa di download di sini
sorry klo uploadnya lama…….:)
anda ingin coba mainan Hack FB????
caranya sangat mudah sekali, cukup mengunakan tool Facebook Freezer, yg caranya akan Adi jelaskan berikut ini,
berikut screenshot Facebook Freezer

Facebook Freezer
cara penggunaan Facebook Freezer cukup mudah, anda tinggal masukkin alamat email si korban terus klik tombol Freeze. tunggu prosesnya sampai 100%. Kalau untuk membatalkan tinggal klik Stop Freezing tapi setelah anda melakukan Stop Freeze untuk membuka kembali account tersebut membutuhkan waktu sekitar 2 jam, jadi jangan sekali2 memakai account FB anda sendiri kalau tidak mau menunggu waktu Stop Freeze
untuk download tool Facebook Freezer, bisa klik disini FACEBOOK FREEZER
ada2 saja bangsa Indonesia ini, belum puas dengan peristiwa bom Bali, kali ini giliran kota Jakarta menjadi sasaran pengeboman oleh sekelompok orang yang tidak bertanggung jawab, apa penyebabnya Adi belum tahu coz Adi baru membaca beritanya di Internet,
kenapa seh kalau emang ngga’ suka ya biarin, jangan asal main hakim sendiri apalagi dengan cara yg seperti itu, sungguh miris sekali kejadian ini, huf… sebagai bagian dari bangsa Indonesia, Adi ikut berduka cita atas peristiwa ini, semoga warga yg menjadi korban diberi ketabahan dan juga semoga dapat perawatan medis yg memadai, amin….
serta buat orang yg mengebom semoga dapat segera diringkus oleh pihak kepolisian RI dan serta semoga tidak ada lagi peristiwa seperti ini lagi. Amin….
waktu pertama kali dengerin lagu ini, Adi suka banget sama lagu ini terutama di liriknya yg punya arti dalam banget mengisahkan arti semangat dalam hidup yg jangan mudah putus asa dalam menghadapi hidup, di dalam keadaan apapun harus tetap semangat jangan menyerah seperti lagunya D’Masiv yg judulnya Jangan Menyerah ini…
yg mau nyanyi & dengerin lagunya ini ada liriknya… ^_^
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Back to Reff 1
Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa
Back to Reff 1
Back to Reff 2
artikel ini sebenernya bukan Adi yg nulis tapi teman Adi yg namanya Surya, berhubung Adi suka sama artikel ini, jadi Adi ambil dan Adi post di blog Adi ini,
artikel ini menceritakan asal-usul mengapa negara qt ini dinamakan Indonesia??, Adi mau share untuk teman2 yg belum tahu asal-usul nama Indonesia, termasuk Adi sendiri juga baru tahu sekarang, hehe…
silahkan dibaca semoga dapat menambah wawasan tentang sejarah Tanah Air Indonesia tercinta ini… ^_^
Di masa penjajahan India-Belanda ini muncul nama Indonesia. Pertama kali digunakan oleh dua orang Inggris, yaitu George Samuel Windsor Earl, seorang pengacara kelahiran London, yang bersama James Richardson Logan, seorang pengacara kelahiran Scotlandia, menulis artikel sebanyak 96 halaman di Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia No. 4, tahun 1850 dengan judul “The Ethnology of the Indian Archipelago: Embracing Enquiries into the Continental Relations of the Indo-Pacific Islanders.” Mereka menamakan penduduk India-Belanda bagian barat yang berasal Proto-Malaya (Melayu tua) dan Deutero-Malaya (Melayu muda), sebagai Indunesians (Indu, bahasa Latin, artinya: India; Nesia, asal katanya adalah nesos, bahasa Yunani, artinya: kepulauan). Sedangkan penduduk di wilayah India-Belanda bagian timur masuk ke dalam kategori Melanesians (Mela = hitam. Melanesia = kepulauan orang-orang hitam). Oleh karena itu, Earl sendiri kemudian cenderung menggunakan istilah Melayu-nesians, untuk menamakan penduduk India-Belanda bagian barat. Kemudian Logan merubah Indunesia menjadi Indonesia (Indos dan Nesos, keduanya berasal dari bahasa Yunani) dalam tulisan-tulisannya di Journal tersebut.
Adalah Adolf Bastian, seorang dokter dan sekaligus etnolog Jerman, yang mempopulerkan nama Indonesia ketika menerbitkan laporan perjalanan dan penelitiannya di Berlin, yang diterbitkan dalam karya 5 jilid (1864 – 1894) dengan judul “Indonesien, oder die Inseln des malaysischen Archipels” (bahasa Jerman, artinya: “Indonesia, atau Pulau-Pulau dari Kepulauan Malaya”). Jilid I berjudul Maluku, jilid II Timor dan Pulau-Pulau Sekitarnya, jilid III Sumatera dan Daerah Sekitarnya, jilid IV Kalimantan dan Sulawesi, jilid V Jawa dan Penutup.
Sejak dahulu hingga sekarang, para ilmuwan Eropa lebih senang menggunakan istilah/kata bahasa Latin atau Yunani untuk penamaan hal-hal yang sehubungan dengan ilmiah, demikian juga untuk menamakan ras penduduk di wilayah Malaya dan India Belanda bagian barat.
Eduard Douwes Dekker, dalam bukunya “Max Havelaar” menyebut India-Belanda dengan nama Insulinde, variasi bahasa Belanda untuk Kepulauan India. Ketika Indische Partij (Partai India) yang didirikan oleh keponakannya dilarang oleh Pemerintah India Belanda tahun 1913, para anggotanya mendirikan Partai Insulinde.
Baik Indunesian, Indonesien atau Insulinde semua artinya adalah Kepulauan India, untuk menunjukkan identitas pribumi yang hidup di bagian barat wilayah India- Belanda, sedangkan yang hidup di wilayah timur –Flores, Timor, Maluku dan Papua-sebenarnya adalah orang-orang Melanesia (Kepulauan orang-orang hitam).
Yang termasuk pertama menggunakan kata Indonesia pada awal tahun 20-an adalah Perhimpunan Indonesia di Belanda, Sam Ratu Langie dan Partai Komunis Indonesia.
Jadi kata Indonesia yang sampai sekarang digunakan oleh Republik Indonesia artinya tak lain adalah: Kepulauan India.
Selain Indonesia, yang menggunakan nama yang “diciptakan” oleh orang-orang Inggris dan kemudian dipopulerkan oleh orang Jerman, juga Phillipina (Filipina), yang masih tetap menggunakan nama peninggalan penjajahan. Ketika orang-orang Spanyol menguasai wilayah tersebut, sebagai persembahan kepada raja Spanyol, Phillip, jajahan itu diberi nama Philippina.
Banyak negara setelah merdeka mengganti nama yang “diciptakan” atau diberikan oleh penjajahnya, seperti Ceylon menjadi Sri Lanka, Burma menjadi Myanmar, Indo-Cina menjadi Vietnam, Rhodesia menjadi Zimbabwe, Gold Coast menjadi Ghana, South-West Afrika menjadi Namibia, dll.
Jadi seandainya bangsa ini sepakat untuk meninggalkan nama yang diciptakan oleh orang Eropa, maka Indonesia bukanlah negara pertama yang mengganti nama peninggalan masa penjajahan.
Dapat menjadi bahan pertimbangan, untuk kembali menggunakan nama yang telah lebih dari 1000 tahun digunakan oleh nenek moyang kita, yaitu NUSANTARA.
Adi pingin banget bisa bikin web berbasis Flash ne… coz hasilnya bagus & keren seperti webnya orang2 di Jepang semuanya berbasis Flash ada animasi+soundnya gitu…
wah.. sudah ngga’ sabar pingin cepat2 belajar, o ya.. kalau ada teman2 yg sudah pernah coba bikin web dari Flash, tolong pengalamannya di share,Adi tunggu ok…^_^
lama juga ya…Adi ngga ngeblog, but now Adi come back….;)
sekarang Adi lagi nyiapin blog baru ne…., blog ini khusus buat bisnis alias nyari uang lewat google adsense, jadi teman2 yg pingin tahu blog bisnis Adi bisa klik adisetyo.co.cc, tapi blog ini masih dalam pembuatan jadi sabar ya… yg pingin akses..;)
Jika aku mengatakan aku cinta kamu, itu artinya aku menginginkanmu. Aku membutuhkanmu dan aku memilihmu untuk membagi hidupku, duniaku, hari-hariku dan malam-malamku. Melakukan sesuatu yang bisa aku lakukan untuk membahagiakanmu. Untuk bisa saling belajar antara aku dan kamu.
Aku ingin memilikimu dalam sayapku. Untuk membangun sebuah dunia yang lebih berwarna. Untuk berbagi dan saling mengisi di duniaku yang sepi ini. Untuk memiliki seseorang yang percaya akan mimpi-mimpiku.
Akupun tak mengharap banyak darimu. Hanya satu yang kupinta darimu, Simpan aku dalam hatimu yang terdalam.
Ciee…… ^_^ kok ga’ biasanya Adi nulis kata2 kayak gini
teman-teman, sekarang form register di web Adi dah buka kembali,
bagi teman-teman yg ingin register silahkan…. tapi jangan hanya register aja sekali-sekali juga ikut ngepost artikel, cerita-cerita atau juga bisa curhatan, Adi tunggu kontribusinya ^_^
banyak band-band di Indonesia yg meniru atau plagiat band dari luar negeri,
Adi kasih contoh satu band yaitu D’massive, band ini menurut Adi sebetulnya bagus, tapi semua lagunya meniru band luar negeri tidak seperti Vierra yg Adi posting sebelumnya, D’massive tidak punya inspirasi waktu menciptakan lagu, semua lagunya meniru lagu milik band luar negeri seperti halnya di bawah ini :
1. lagu Diam Tanpa Kata mirip dengan lagu Awakening milik Switchfoot.
2. lagu Dan Kamu mirip dengan lagu Head Over Wheels (In This Life) milik Switchfoot.
3. lagu Luka Ku mirip dengan lagu Drive milik Incubus.
4. lagu Cinta Ini Membunuhku mirip dengan lagu I Don’t Love You milik My Chemical Romance
5. lagu Sebelah Mata mirip dengan lagu The Take Over (The Break’s Over) milik Fall Out Boy
6. lagu Dilemma mirip dengan lagu Soldier’s Poem milik Muse
6. lagu Tak Pernah Rela mirip dengan lagu Is It Any Wonder milik Keane
7. lagu Cinta Sampai Disini mirip dengan lagu The Sun milik Lifehouse
hmm… bolehlah meniru!?, tapi hanya sebatas inspirasi aja selebihnya dari ide sendiri,
Adi berharap semoga musisi-musisi lain indonesia tidak meniru apa yg dilakukan D’Massive dan juga semoga di album D’Massive yg selanjutnya karyanya bisa lebih orisinil.
Ooo ya sampai lupa, dengerin ne lagu plagiat D’Massive dari video ini